Bela Diri Taekwondo, Memahami Sejarah Hingga Tingkatan Pangkatnya!

Taekwondo merupakan bela diri yang berasal dari negeri ginseng dengan sebutan lain Korea. Selain merupakan olahraga nasional Korea, olahraga ini terhitung dipertandingkan pada Olimpiade. Satu hal unik yang menjadi ciri khas Taekwondo adalah bela diri ini lebih banyak pakai gerakan kaki atau tendangan.

Di Indonesia, bela diri ini memadai kondang sebab pengaruh salah satu character di dalam game fighting di sebuah game console buatan Jepang. Hal tersebut tidak hanya terjadi pada aksi bela diri saja namun juga budaya bermain judi pun bisa kalian mainkan di sbobet88. Dalam bahasa Korea, Tae bermakna “menendang atau menghancurkan bersama dengan kaki”; Kwon bermakna “tinju”; dan Do bermakna “jalan” atau “seni”. Jadi sanggup diambil kesimpulan Taekwondo adalah seni bela diri yang pakai tangan dan kaki untuk mempertahankan diri. Para praktisi Taekwondo biasa disebut sebagai Taekwondoin.

Menurut sejarah, Taekwondo berkembang sejak tahun 37 Masehi, dan menjadi bela diri andalan para ksatria pada jaman itu. Pada tahun 1945 pada kala Korea merdeka, rakyat Korea berupaya mengembangkan Taekwondo agar sanggup diterima dan selanjutnya berkembang pesat dis eluruh dunia.

Tingkatan Pangkat Pada Bela Diri Taekwondo

Taekwondo sendiri merupakan salah satu martial arts paling populer di Asia dengan memiliki 6 tingkatan yang tidak sama yang dibedakan berdasarkan warna pada sabuknya. Tingkatannya adalah:

  • Putih sebagai dasar/permulaan di dalam teknik Taekwondo. Sabuk putih di dalam Taekwondo memiliki makna kesucian.
  • Kuning melambangkan bumi, dimana pada tingkatan ini mulai ditanamkan dasar-dasar Taekwondo. Dari sini, para Taekwondoin akan naik ke sabuk kuning strip hijau sebelum naik ke sabuk hijau.
  • Hijau melambangkan pepohonan yang bermakna dasar-dasar Taekwondo mulai ditumbuh kembangkan. Sebelum menuju tingkat berikutnya, para Taekwondoin akan naik ke hijau strip biru.
  • Biru memberi makna bahwa para Taekwondoin sudah harus tahu apa yang mereka pelajari, sebab itu biru di dalam Taekwondo melambangkan langit. Tingkat seterusnya adalah biru strip merah.
  • Merah melambangkan matahari, dan menunjukan bahwa Taekwondoin tersebut sudah senior dan sanggup menjadi perumpamaan bagi orang lain. Sebelum naik ke tingkat paling atas, umumnya para Taekwondoin akan melewati merah strip satu, atau merah strip dua khususnya dahulu. Pada tingkat merah strip dua, Taekwondoin sudah sanggup dipanggil Sabeum, yang bermakna instruktur.
  • Hitam adalah sabuk paling puncak di dalam sabuk Taekwondo yang melambangkan kematangan di dalam berlatih dan penguasaan diri. Hitam memiliki tingkat lanjut yang disebut “Dan”, mulai dari Dan 1 hingga 9. Ketika meraih Dan 5, umumnya para Taekwondoin akan dipanggil Sabeum Nim atau intruktur kepala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *